Dunia kosong
Untuk apa aku
menikmati sepi?
Terseok-seok lari
jauhi ramai
Mencari-cari jalan menyelinap ke perut bumi.
Mengumpulkan gelap
dalam satu tempat untuk kusinggahi.
Untuk apa aku mencari
sepi?
Gaduh memang
seringkali mengutukku
Menusuk gendang
telingaku,
Membuat pasar sore
dikepalaku
Tapi,
Untuk apa aku ke dalam
sepi??
Kadang, sepi juga
mengundang kebosanan raga, merancukan kediaman pikir, meresahkan ketenangan
jiwa.
Apa memang aku harus
mencari sepi??! Masuk jauh ke dalam lorong panjang yang menembus cakrawala
batinku. Mendekap lutut dalam kedinginan hawa yang menyelinap masuk ke pori-pori
mengantarkan ngilu pada tulangku..
Otakku, jiwaku, tubuhku, hidup
dalam sunyi..
Tuhan dan Aku, selesai.
Yang lain berlari, jauh.
Meninggalkan aku yang tak
lagi tegak berdiri
Hiruk pikuk dunia hanya
mitos dalam legenda kehidupanku
Aku selalu sendiri dalam
gurun sepi
Hanya ada sepohon tua tempat
bayangku mengadu lelah
Tak ada udara yang
merangkulku
Pengap dan sunyi
Tak ada dunia yang megah
Aku berlari meninggalkan
kenyataannya
Kemana??
Aku terdampar pada gelap
Dimana?
Dunia?
Dimana? Dunia. Duniaku
Jombang,2012
Comments
Post a Comment