Antara Kota ke Desa
Lalu, aku meninggalkan kota. Berjalan menuju desa. Sebab fikiran terlalu sesak. Terisi oleh mall-mall, taksi dan kondom yang tercecer di warnet-warnet sebelah.
Tapi, di desa.. ah bukan.. di kota yang kecil, desa tertelan habis. Hilang.
Dan aku; kembali pada sesak.
Tapi, di desa.. ah bukan.. di kota yang kecil, desa tertelan habis. Hilang.
Dan aku; kembali pada sesak.
Yogyakarta, 2013
Comments
Post a Comment