Diam

aku pikir, saat ini diam lebih kaya dari kemondar-mandiran manusia yang dikendalikan waktu.kadang, aku ingin sekedar menghentikan laju kalian, jangan terus menggelinding dan menderu-deru. singgahlah sejenak di pekarangan rumahku, kita akan berbincang tentang kesenangan dan diam.

sekali waktu, memang kalian tepat janji. kalian singgah di pelataranku dan sempat menyeduh kopi. tapi, apa kalian tak punya cerita lain selain kegelisahan dan kelelahan yang dieluh-eluhkan?

Yogyakarta, 2014

Comments

Popular posts from this blog

Kenangan