Waktu itu aku bilang kebiasaanmu menyebalkan, setiap pagi selalu ada secangkir coklat panas dan buku tebal yang membosankan. Sekarang ketika ruang dan perwujudan kita sudah berbeda; aku mengulang-ulang kebiasaanmu, tepat diatas gundukan tanah kering yang membaurkan tubuhmu, aku bersila memaksa diri menikmati secangkir coklat panas dan buku tebal yang membosankan. aku rindu. Yogyakarta, 2013
Comments
Post a Comment