Posts

Showing posts from December, 2014

Sajak Rindu Tuhan #1

Bagaimana cara mengungkapkan cinta padamu, sedang mersakanmu dalam jarak sejauh ini saja aku gemetar. Yogyakarta, 2013

Sajak Rindu Tuhan

Dan aku selalu saja tetap mencintaimu, tidak pernah bisa tidak. hanya, kadang aku bermain dengan kadar, saat aku menemukan hal yg mengalihkan perhatian mata batinku. Mencintaimu adalah harakat dalam sukun.. diantara gerak dan diam aku mencintaimu.. dan aku suka bercinta denganmu, sebab kekal yg mengelilingimu Yogyakarta, 2013

Kulipat Waktu Untukmu

Kulipat waktu kecil-kecil Kumasukan saku kemeja Kujaga rapi-rapi Aku berangkat menjemputmu; "Aku punya waktu sayang" Yogykarta, 2013

Aku Petani

Aku menanam padi, tumbuh Aku menanam sawi, tumbuh Aku menanam Jati, tumbuh Tapi, aku akan tetap batuk-batuk dalam gubuk reot dan tak mampu membeli kapsul. Karena aku petani. Tapi, aku akan tetap melihat istriku merebus ketela untuk sarapan dan makan malam keluargaku. Karena aku petani. Tapi, aku akan tetap melihat anakku bersekolah di ladang bersama kambing dan sapi orang kaya, karena aku petani . Aku menanam padi, tumbuh Aku menanam sawi, tumbuh Aku menanam Jati, tumbuh Tapi… itu, karena aku petani. Wonosobo 22-09-2013 SELAMAT HARI TANI NASIONAL

Dan Demi Waktu

Tak tahu harus bagaimana, tiba-tiba saja waktu sudah renta. Yogyakarta, 2013

Aku dan Kebinatanganku

Aku adalah binatang buas, aku membuasi diri sendiri. Aku adalah binatang pemangsa, aku memangsa diri sendiri. Aku adalah binatang bercakar panjang, aku mencengkram tubuhku sendriri. Aku adalah binatang bertaring tajam, aku mengkoyak leherku sendiri. Aku adalah binatang buas. Buas adalah untuk diri sendiri. Sewaktu-waktu aku menjadi induk yang mengerami, yang kuerami adalah diri yang lain. Sewaktu-waktu aku menjadi induk yang menyusui, yang kususui adalah diri yang lain. sewaktu-waktu aku menjadi induk yang melindungi, yang aku lindungi adalah diri yang lain. Dan Sewaktu-waktu, aku lupa, aku adalah binatang buas. Dan, Aku adalah binatang buas, aku membuasi diri yang lain. Aku adalah binatang pemangsa, aku memangsa diri yang lain. Aku adalah binatang bercakara panjang, aku mencengkram tubuh yang lain. Aku adalah bintang bertaring tajam, aku mengkoyak leher yang lain. Aku adalah binatang buas. Buas adalah untuk diri yang lain. Sewaktu-waktu aku menjadi induk y...

Pesan Untukmu Ma

Kadang memang kenyataan mesti disembunyikan ya ma, agar orang-orang selamat kehidupannya.  Tapi ma, kamu jangan begitu, sebab keselamatan yang lahir dari ketidak jujuran itu menipu.

Pluralis

Tuhannya satu agamanya banyak, Tuhannya satu namanya banyak, Tuhannya satu jangan banyak-banyak.

Kenangan

Waktu itu aku bilang kebiasaanmu menyebalkan, setiap pagi selalu ada secangkir coklat panas dan buku tebal yang membosankan. Sekarang ketika ruang dan perwujudan kita sudah berbeda; aku mengulang-ulang kebiasaanmu, tepat diatas gundukan tanah kering yang membaurkan tubuhmu, aku bersila memaksa diri menikmati secangkir coklat panas dan buku tebal yang membosankan. aku rindu. Yogyakarta, 2013

Persimpangan Pertanyaan

lagi pula, pada setiap persimpangan ada pertanyaan. Begitu terus sampai kita tiba di jalan yang tak berujung, dan kita berhenti berjalan sebab waktu sudah selesai. sementara persimpangan-persimpangan itu masih tetap menyimpan pertanyaan tanpa jawaban, pertanyaan yang hanya akan diselsaikan oleh waktu, pertanyaan yang akan dilanjutkan pada orang-orang setelah kita. Yogyakarta 2014

Perpisahan

Tenangkan,  setiap kelahiran memang menyimpan kematian.  Seperti kehadiran yang menyimpan kepergian. Yogyakarta, 2014

Masih Rindu

Pada mulanya, aku merindukanMu.  Pada akhirnya, aku berharapa Kau merindukanku.  Kata orang, jika masih merasa rindu berarti jauh.  Aku dan Kamu, tak berjarak sedikitpun.  Pun begitu, aku selalu merindukanMu. Yogyakarta, 2014

Selamat Dini Hari

Kadang memang kita terlalu sombong dengan apa yang kita ketahui, menganggap anggapan kita paling benar dan peristiwa kita yg paling pantas diagungkan. Padahal, pada saat itu juga kita sedang sangat mempermalukan diri sendiri pada siapa dan apa saja. Selamat dini hari.

Kekasih

Aku mengingatmu, memikirkanmu, menggilaimu -kekasih.. افلا تتفكرون

Perjalanan

Dalam diam aku bergerak kelelahan. Dalam gerak aku berdiam kehausan. Perjalanan adalah memilih persimpangan yg tak pernah selsai, sebelum waktu habis tertelan usia. Menjadi Petapa atau Pejalan rasanya sama saja. Lelah, kecamuk, peristirahatan, ketenangan rasanya sama saja. Baik, buruk, benar, salah rasanya sama saja. Hidup adalah mengisi usia. Sesederhana warna mengisi ruang putih menjadi pelangi. Sangkan Paraning Dumadi Kita selalu bertanya tentang sesuatu yg berkali-kali telah terjawab... Dununge wong urip ki, ning ndi parane??  Gusti.. Yogyakarta, 2014

Diam

aku pikir, saat ini diam lebih kaya dari kemondar-mandiran manusia yang dikendalikan waktu.kadang, aku ingin sekedar menghentikan laju kalian, jangan terus menggelinding dan menderu-deru. singgahlah sejenak di pekarangan rumahku, kita akan berbincang tentang kesenangan dan diam. sekali waktu, memang kalian tepat janji. kalian singgah di pelataranku dan sempat menyeduh kopi. tapi, apa kalian tak punya cerita lain selain kegelisahan dan kelelahan yang dieluh-eluhkan? Yogyakarta, 2014
Mlaku lumaku laku, lelakoning sejatining lelaku Mlaku koyo ora lumaku Ora mabur tur yo ora midak Tanpa tracak ananging mindah awak Ojo siro wirang Ojo siro kaweden Ojo siro bebungah Ojo siro deduko Kabeh mau tunggal roso, alebet ing jiwo lan sukmo, ora ono bebedo, siro sadriming nrimo, ora duwe doyo, ora duwe kuoso. Ingsun lan iro amung wayang kang anut dalang, ning ndi parane saka ngendi asale ora usah dadi pengangen-angen lan kasusahan. Mlaku lumaku laku, lelakoning sejatining lelaku Yogyakarta, 2014

Perempuan Di Tepi Laut.

Di kala senja, Perempuan itu berdiri menghadap laut, tangannya bersedekap, rambutnya tergurai tertiup angin. Cahaya senja membuat tubuhnya terlihat begitu ranum. Senja selalu menemaninya dalam setiap penantian, terhadap ombak yang akan membawa laki-lakinya pulang. Jelas, mengharap lelakinya pulang adalah sebuah harapan. Tapi, dia tidak pernah lelah berharap. ; Sementara te levisi mengabarkan berita-berita tanpa harapan, tentang kapal-kapal nelayan yang ditenggelamkan, tentang rekayasa penangkapan dan tentang wajarnya sebuah kematian yang direncanakan. Perempuan itu masih berdiri menghadap laut, menyedekapkan tangannya pada lutut, membiarkan air mata dibawa lari begitu jauh oleh ombak yang memerah. -Didedikasikan untuk para istri Nelayan di Kupang, NTT- Pontianak, 2014

Permintaan Maaf Untukmu

Terimakasih atas bunga-bunga yang kau kirimkan sayang. Aku ingin sekali menyiraminya setiap pagi dan sore sembari mengingatmu, menghirup baunya ketika aku merindukanmu, dan meremas duri-durinya ketika aku sedang kesal ke padamu. Tetapi, itu semua adalah keinginan yang rapuh, yang terkait di angan-angan yang jauh. Barangkali, kata maaf adalah satu-satunya balasan yang bisa kuberikan padamu; aku sam a sekali tak dapat merawat bunga-bunga itu. Sebab, 'Sumber Air Su Dekat' hanya iklan Televisi. Di sini, di tempat kelahiranmu yang jauh, air di dalam tanah mengandung kematian, air di aliran sungai ternodai limbah perkebunan dan air hujan harus mengering di dalam tenggorokan. Tak ada lagi harapan bagi bunga-bunga. Juga sebnaranya, aku tak sempat sama sekali memikirkannya. Maaf. ‪#‎ IndonesiaSetara‬ Pontianak, 2014

Gerimis

Gerimis; adalah komposisi keromantisan yg lahir dari harmoni alam. Yogyakarta, 2013

Aku?

Aku? Menjadi sakura kering di musim gugur; Berayun. Tertiup rindu dan cinta, diatas sayap kupu-kupu peristiwa yang kita buat. YOGYAKARTA, 2013

Antara Kota ke Desa

Lalu, aku meninggalkan kota. Berjalan menuju desa. Sebab fikiran terlalu sesak. Terisi oleh mall-mall, taksi dan kondom yang tercecer di warnet-warnet sebelah. Tapi, di desa.. ah bukan.. di kota yang kecil, desa tertelan habis. Hilang. Dan aku; kembali pada sesak. Yogyakarta, 2013

Waktu

dan waktu masih saja menginjak tengkukku kek.. terkadang apa yang kita pikirkan tidak semenakutkan ketika kita melakukan.. begitulah waktu perlahan mengajarkan kita bagaimana untuk hidup.. jangan takut anak muda.. kau adalah jiwa yang kuat dan berani, sebab kau adalah lelaki!! bergeraklah, raih hidupmu sendiri, hidup dalam sebuah kebijaksanaan hidup yang bijak. Yogyakarta, 2013

Hujan Malam

sampai hujan tak murung di persimpang jalan, biarkan aku tetap pada kesunyian. malam hening. Yogyakara, 2012